1. assalamualaikum .Wr .Wb..
ha
Filsafat
Kata filsafat berasal dari bahasa Yunani
Philosophia, yang artinya ‘cinta akan kebijaksanaan’. Kata Philosophia merupakan bentuk dari kata philos (cinta) atau philia (persahabatan, tertarik kepada) dan kata sophos (kebijaksanaan, pengetahuan,
keterampilan, pengalaman, praktis, inteligensi)
Istilah Philosophia pertama kali digunakan oleh Pythagoras (570-495 SM).
Pythagoras mengatakan bahwa manusia dapat dibagi ke dalam tiga tipe, yaitu
mereka yang mencintai kesenangan, mereka yang mencintai kegiatan, dan mereka
yang mencintai kebijaksanaan.
Filsafat adalah pandangan hidup
seseorang atau sekelompok orang yang merupakan konsep dasar mcngenai kehidupan
yang dicita-citakan. Filsafat juga diartikan sebagai suatu sikap seseorang yang
sadar dan dewasa dalam memikirkan segala sesuatu secara mendalam dan ingin
melihat dari segi yang luas dan menyeluruh dengan segala hubungan.
Ciri-ciri
berfikir filosfi :
1)
Berfikir dengan menggunakan disiplin
berpikir yang tinggi.
2)
Berfikir secara sistematis.
3)
Menyusun suatu skema konsepsi, dan
4)
Menyeluruh.
Beberapa definisi yang berbeda-beda dari beberapa tokoh
filsafat:
1.
Plato
(427SM - 347SM) seorang filsuf Yunani yang termasuk murid Socrates dan guru
Aristoteles, mengatakan: Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang berminat
mencapai kebenaran yang asli.
2.
Aristoteles
(384 SM - 322SM) mengatakan : Filsafat adalah ilmua pengetahuan yang meliputi
kebenaran, yang di dalamnya terkandung ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika,
etika, ekonomi, politik, dan estetika (filsafat menyelidiki sebab dan asas
segala benda).
3.
Marcus
Tullius Cicero (106 SM - 43SM) Filsafat adalah pengetahuan tentang sesuatu yang
maha agung dan usaha-usaha untuk mencapainya.
4.
Al-Farabi
(meninggal 950M) Filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang alam maujud dan
bertujuan menyelidiki hakikat yang sebenarnya.
5. Immanuel Kant (1724 -1804)
Filsafat itu ilmu pokok dan pangkal segala pengetahuan yang mencakup di
dalamnya empat persoalan, yaitu:
" apakah yang dapat kita ketahui? (dijawab oleh metafisika)
" apakah yang dapat kita
kerjakan? (dijawab oleh etika)
" sampai di manakah pengharapan kita? (dijawab oleh antropologi)
6. Prof.
Dr. Fuad Hasan, guru besar psikologi UI, menyimpulkan: Filsafat adalah suatu
ikhtiar untuk berpikir radikal, artinya mulai dari radiksnya suatu gejala, dari
akarnya suatu hal yang hendak dimasalahkan. Dan dengan jalan penjajakan yang
radikal itu filsafat berusaha untuk sampai kepada kesimpulan-kesimpulan yang
universal.
7. Drs
H. Hasbullah Bakry merumuskan: ilmu filsafat adalah ilmu yang menyelidiki
segala sesuatu dengan mendalam mengenai ketuhanan, alam semesta dan manusia,
sehingga dapat menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana hakikatnya sejauh
yang dapat dicapai oleh akal manusia, dan bagaimana sikap manusia itu
seharusnya setelah mencapai pengetahuan itu.
Kesimpulan
Setelah mempelajari rumusan-rumusan
tersebut di atas dapatlah disimpulkan bahwa:
a. Filsafat adalah 'ilmu istimewa' yang mencoba menjawab masalah-masalah yang
tidak dapat dijawab oleh ilmu pengetahuan biasa kerana masalah-masalah tersebut
di luar jangkauan ilmu pengetahuan biasa.
b. Filsafat adalah hasil daya upaya manusia dengan akal budinya untuk memahami
atau mendalami secara radikal dan integral serta sistematis hakikat sarwa yang
ada, yaitu:
" hakikat Tuhan,
" hakikat alam semesta, dan
" hakikat manusia,
serta sikap manusia sebagai konsekuensi dari paham tersebut. Perlu ditambah
bahwa definisi-definisi itu sebenarnya tidak bertentangan, hanya cara
mengesahkannya saja yang berbeda.
Filsafat Matematika
Matematika
adalah sebagai penelitian bilangan dan angka. Dalam pandangan formalis,
matematika adalah pemeriksaan aksioma yang mengaskan struktur abstrak
menggunakan logika simbolik dan notasi matematika.
pengertian matematika versi para
ahli:
1.
Johnson dan Rising (1972 mengatakan
bahwa matematika adalah pola berpikir, pola mengorganisasikan, pembuktian yang
logik, matematika itu adalah bahasa yang menggunakan istilah yang didefinisikan
dengan cermat, jelas, dan akurat, representasinya dengan simbol dan padat,
lebih berupa bahasa simbol mengenai ide daripada mengenai bunyi.
2.
Kline (1973) mengatakan bahwa
matematika itu bukanlah pengetahuan menyendiri yang dapat sempurna karena
dirinya sendiri, tetapi adanya matematika itu terutama untuk membantu manusia
dalam memahami dan mengatasi permasalahan sosial, ekonomi dan alam.
3.
Reys,
dkk (1984) mengatakan bahwa matematika itu adalah telaah tentang pola dan
hubungan, suatu jalan atau pola berpikir, suatu seni, suatu bahasa, dan suatu
alat.
4.
James
dan james (1976) mengatakan bahwa matematika adalah ilmu tentang logika
mengenai bentuk, susunan, besaran, dan konsep-konsep yang berhubungan satu
dengan yang lainnya dengan jumlah yang banyak yang terbagi ke dalam tiga
bidang, yaitu aljabar, analisis, dan geometri.
Berikut ini adalah pengertian dan
definisi matematika:
# MUHAMAD YUSUP
Matematika merupakan induk dari
cabang ilmu pengetahuan
# OWEN A. MCBALL
matematika adalah aktivitas manusia
sehari-hari yang penting untuk kehidupan saat ni dan masa depan
# A. DADI PERMANA
Matematika adalah ilmu dasar yang dapat
digunakan sebagai alat bantu memecahkan masalah dalam berbagai bidang ilmu,
seperti: ekonomi, akuntansi, astronomi, geografi, dan antropologi
# BAHARIN SHAMSUDIN
Matematika adalah bahasa simbol
# ANI ISMAYANI
Matematika adalah segala hal yang
berkaitan dengan pola dan aturan dan bagaimana aturan itu dipakai untuk
menyelesaikan berbagai macam permasalahan
# SCHWATZ & CLEMENTS (1996)
* Matematika bukan sekedar
aritmatika
* Matematika merupakan problem
posing dan problem solving
* Matematika merupakan studi tentang
pola dan hubungan
* Matematika merupakan bahasa
* Matematika merupakan cara dan alat
berfikir
* Matematika merupakan ilmu
pengetahuan yang berkembang secara dinamik
* Matematika adalah aktivitas
Kesimpulan Tentang Pengertian Matematika
Matematika adalah ilmu yang
memepelajari tentang perhitungan, pengkajian dan menggunakan nalar atau
kemampuan berpikir seseorang secara logika dan pikiran yang jernih. Matematika
itu mempelajari hal-hal yang ada, matematika tidak akan sanggup mengkaji
tentang hal-hal yang tidak pernah ada.
Pada
era-modern kali ini, ilmu
filsafat yang dijadikan sebagai ilmu pengetahuan yang dapat merubah paradigma
berfikir manusia mengalami perkembangan. Hal ini dikarenakan sifat berfikir
kritis yang dilakukan para filosof tak terkecuali filosof atau ilmuwan sains
dan matematika yang mampu melahirkan ide-ide dan metode pembelajarannya.
Oleh karena itu filsafat umum dan filsafat matematika dalam sejarahnya adalah
saling melengkapi. Filsafat matematika saling bersangkut-paut dengan fungsi dan
struktur teori-teori matematika, teori-teori tersebut terbebas dari
asumsi-asumsi spekulatif atau metafisik.
Pemikiran atau pandangan filsuf matematika terhadap ilmu matematika yaitu :
Pandangan Plato,
Bagi plato yang penting adalah tugas akal untuk membedakan tampilan
(penampakan) dari realita (kenyataan) yang sebenar-benarnya. Menurutnya
ketetapan abadi/permanent, bebas untuk dipahami adalah hanya merupakan
karakteristik pernyataan-pernyataan matematika. Bagi Plato Matematika bukanlah
idealisasi aspek-aspek tertentu yang bersifat empiris akan tetapi sebagai
deskripsi dari bagian realitanya.
Aristoteles,
Aristotheles menekankan menemukan ‘dunia ide’ yang permanent dan merupakan
realita daripada ‘abstraksi’ dari ‘apa’ yang tampak.
Leibniz,
Setiap proposisi didalam analisis terakhir berbentuk subjek-predikat.
Menurutnya semua boleh mengatakan bahwa proposisi-proposisi adalah perlu benar
untuk semua objek, semua kejadian yang mungkin, atau dengan menggunakan
phrasenya yaitu ‘dalam semua dunia yang mungkin’.
Kant,
Kant membagi proposisi ke dalam tiga kelas yaitu Proposisi Analitis, Proposisi
sintetis, dan Proposisi Aritmatika dan geometri murni.
Phytagoras,
Doktrin Phytagoras antara lain bahwa fenomena yang tampak berbeda dapat
memiliki representative matematika yang identik (cahaya, magnet, listrik dapat
mempunyai persamaan diferensial yang sama).
Filsafat
matematika adalah pemikiran reflektif terhadap matematika. Matematika menjadi
ilmu pokok soal yang dipertimbangkan secara cermat dan penuh perhatian.